Tanaman-Tanaman Terlarang Yang Berguna Pada Zaman Kuno

Tanaman-Tanaman Terlarang Yang Berguna Pada Zaman Kuno

Berita Terbaru Nyatanya diketahui jika tanaman terlarang seperti narkotika pernah dijadikan obat-obatan di zaman kuno. Sebagaimana yang kita ketahui jika narkotika adalah zat atau senyawa yang menyebabkan seseorang dapat kehilangan kesadaran dan menyebabkan candu berat.

Selain itu penyalahgunaan narkotika dan psikotropika dapat menyebabkan gangguan medis, baik fisik maupun mental. Dan bisa menyebabkan kematian. Tapi penasarankan tanaman apa saja itu? Berikut ulasannya :

Tanaman-Tanaman Terlarang Yang Berguna Pada Zaman Kuno

Magic Mushroom
Magic Mushroom atau Jamur Sihir ini merupakan tanaman dengan nama latin Psilocybe semilanceata, yang dapat mengakibatkan halusinasi hebat pada orang yang menggunakannya. Laman Science.howstuffworks.com menjelaskan bahwa jamur yang dianggap ajaib ini sudah digunakan 11 ribu tahun lalu.

Sebagaimana para ilmuwan percaya jika di zaman tersebut jamur ini digunakan oleh banyak orang sebagai obat dan penenang. Studi dan penelitian mengungkap bahwa selain Afrika, jamur ini juga digunakan pada masyarakat adat di Amerika Tengah, yakni Mazatec, Nauhua, Mixtec, dan Zapatec.

Dalam dunia kedokteran modern terungkap bahwa jamur ini mengandung sejumlah senyawa atau zat psikoaktif (golongan psikotropika keras) yang dapat membuat penggunanya mengalami gangguan perilaku, halusinasi, dan bahkan kehilangan kesadaran.

Peyote
Peyote atau Lophophora williamsi adalah tanaman psikoaktif yang dapat mengakibatkan halusinasi hebat, mirip dengan efek yang terdapat pada Jamur Sihir. Peyote merupakan tanaman gurun yang memiliki habitat di Lembah Rio Grande, Texas. Habitat lainnya dapat ditemukan di Luis Potosi, Meksiko.

Menurut laman Drugfoundation.org, para ahli dan ilmuwan berpendapat bahwa zaman dulu peyote digunakan oleh penduduk asli Amerika sebagai bagian dari ritual keagamaan tradisional mereka, ribuan tahun Sebelum Masehi.

Selain digunakan untuk proses ritual, peyote juga digunakan sebagai obat-obatan, terutama obat penenang. Menurut penelitian yang dilakukan, tanaman peyote mengandung zat mescaline, yakni senyawa halusinogen (penyebab halusinasi).

Ganja
Tentu semua orang tahu bahwa ganja merupakan salah satu tanaman narkotika yang sering disalahgunakan penggunaannya. Memang ada beberapa negara yang melegalkan ganja, namun dengan dosis yang sangat dibatasi dan dengan disertai resep dokter.

Melansir History.com, tanaman ganja telah digunakan di Asia sekitar 500 tahun Sebelum Masehi. Pada zaman itu ganja digunakan sebagai obat herbal dan ramuan tradisional. Orang zaman dulu ternyata sudah mengetahui zat yang terkandung dalam tanaman ganja, yakni sebagai psikoaktif.

Opium
Opium merupakan tanaman narkotika paling terkenal yang pernah digunakan sebagai obat tradisional di zaman kuno. Opium memiliki zat atau senyawa yang dapat mengakibatkan penggunanya menjadi kecanduan berat.

PBS (Public Broadcasting Service) dalam lamannya menuliskan bahwa opium sudah digunakan sebagai obat sekitar 3400 tahun Sebelum Masehi atau sekitar 5000 tahun lalu. Pada zaman tersebut opium dibudidayakan di Mesopotamia, dan dianggap sebagai obat ‘kebahagiaan’.

Pada 1300 tahun Sebelum Masehi, opium mulai diperdagangkan di Mesir. Perdagangan opium di zaman itu sudah mendunia dan sampai ke tanah Eropa. Ribuan tahun lalu memang belum ada pengetahuan medis tentang bahaya yang ditimbulkan akibat opium. Kebanyakan orang kuno menganggap bahwa opium tidak berbahaya dan hanya berdampak memberikan rasa senang sesaat.

Tanaman koka
Kokain adalah salah satu jenis narkoba yang sangat terkenal di dunia, dan hampir seluruh negara di dunia melarang peredaran kokain. Laman Recovery.org menulis bahwa candu akibat kokain dapat berakibat fatal bagi otak dan organ lain pada tubuh manusia. Dengan dosis yang tidak tepat, bahkan kokain dapat mengakibatkan kematian.

Sebagaimana diketahui jika daun dari tanaman koka digunakan sebagai obat bagi kebanyakan penduduk asli Amerika Selatan. Banyak orang di pedalaman Amerika Selatan mengunyah daun koka, dan kegiatan ini telah ada sejak ribuan tahun lalu.

Daun koka juga digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit yang sering digunakan oleh kerajaan Inca, terutama pada saat terjadi peperangan. Selain digunakan untuk obat, daun koka digunakan juga sebagai perlengkapan ritual kepercayaan kuno.

Demikianlah beberapa jenis tanaman terlarang yang digunakan sebagai obat-obatan di zaman kuno. Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *