Mengenal Rasi Bintang Orion

Mengenal Rasi Bintang Orion

Berita Terbaru Pemandangan malam dengan taburan bintang pasti sangat menakjubkan. Jika beruntung, kamu bisa melihat beberapa bintang yang berkelap-kelip di langit. Ada yang bercahaya terang dan ada juga yang redup. Kumpulan bintang tersebut apabila dihubungkan akan membuat suatu pola tertentu. Itulah yang disebut dengan rasi bintang.

Sebagaimana yang diketahui jika terdapat 88 rasi bintang yang diakui oleh Persatuan Astronomi Internasional. Contohnya rasi bintang Orion. Berikut info menarik dari rasi bintang tersebut :

Mengenal Rasi Bintang Orion

Nama diambil dari Mitologi Yunani
Seperti kebanyakan rasi bintang lainnya, nama Orion diambil dari Mitologi Yunani yang berarti Sang Pemburu. Bentuk rasi bintang ini memang mirip dengan pemburu yang sedang memegang busur panah. Selain nama Orion, rasi bintang ini juga memiliki nama lain yang diberikan oleh masyarakat Jawa yaitu Lintang Waluku yang berarti bintang bajak karena kemunculan bintang ini menandakan musim tanam.

Tanda-tanda mengalami pergantian musim
Rasi bintang Orion terletak di garis lintang antara + 85 derajat dan – 75 derajat. Orion akan terlihat jelas terlihat pada bulan November hingga Februari. Kemunculan Orion di malam hari menandakan adanya pergantian musim, lho! Kemunculan Orion di belahan bumi bagian utara sebagai penanda bahwa musim dingin akan tiba. Sedangkan Orion akan terlihat saat menjelang musim panas di bumi bagian selatan.

Di Indonesia sendiri, Orion terkenal sebagai penanda datangnya musim hujan. Karena itu, nenek moyang kita sering memanfaatkan kemunculan Orion guna mengetahui waktu yang tepat untuk berladang. Wah, ternyata rasi bintang ini sangat berjasa ya!

Ada 6 bintang utama
Dilansir dari NASA, rasi bintang merupakan kumpulan bintang yang membentuk pola tertentu. Orion tersusun atas 6 bintang utama namun dengan pengecualian pada bintang Betelgeuse si super raksasa merah sedangkan bintang yang lain termasuk bintang super raksasa biru. Bintang-bintang tersebut antara lain Rigel, Bellatrix, Alnilam, Alnitak, Saiph dan Mintaka.

Tak hanya ada bintang
Tidak hanya ada bintang, di dalam rasi bintang Orion juga terdapat beberapa nebula dan planet kecil lainnya. Nebula-nebula tersebut yaitu M42, M43, dan M78. Dari ketiga nebula tersebut yang menjadi nebula terkenal dikalangan para astronom yaitu M42.

Adapun planet yang sudah ditemukan yaitu CVSO 30 yang memiliki jarak sekitar 1.200 tahun cahaya dari planet Bumi dan terletak di arah rasi bintang Orion. Selain CVSO 30, pada ahun 2012 ditemukan planet kecil lainnya yaitu CVSO 30c dan CVSO 30b.

Gampang dilihat dan ditemukan
Dari sekian banyaknya bintang di langit malam, bagaimana sih caranya menemukan Orion? Kamu tidak perlu khawatir karena Orion merupakan rasi bintang yang cukup mudah ditemukan. Jika kamu melihat ada tiga bintang yang berjajar di langit, artinya kamu sudah menemukan bagian dari rasi bintang ini.

Tiga bintang yang berjajar ini adalah Anilam, Alnitak, dan Mintaka. Ketiga bintang ini disebut Sabuk Orion. Dari Sabuk Orion, kamu akan menemukan bintang-bintang lainnya yang juga menjadi bagian dari rasi bintang Orion.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *