Seputar Mitos tentang Tenggelam, Benarkah Demikian?

Seputar Mitos tentang Tenggelam, Benarkah Demikian?

Berita Terbaru Masalah terbenam bukan masalah yang baru, baik di kolam atau wilayah perairan yang lebih luas serta beresiko, terhitung sungai, danau serta laut. Tetapi susahnya, ada banyak mitos mengenai terbenam yang sudah terburu salah kaprah serta malah dijadikan pedoman, seperti tujuh hal berikut.

Seputar Mitos tentang Tenggelam, Benarkah Demikian?

Kamu tahu jika seorang sedang terbenam
Kenyataannya, kamu tidak selamanya bisa mengetahui jika seorang tengah terbenam serta dalam bahaya. Korban terbenam tidak selamanya bisa berteriak, ‘tolong!’ seperti yang seringkali kamu jumpai di film atau narasi komik serta novel.

Korban tetap mengangkat tangan
Tidak hanya teriak, pertanda seorang sedang terbenam yang lain yang umum diakui ialah jika korban angkat mengusung tangan mereka. Malah saat seorang tenggelam, ia malah akan condong diam sebab takut. Walau demikian, masih ada peluang kamu merasakan korban terbenam yang bisa memberi tanda ini serta itu berarti, kamu butuh untuk selekasnya menolongnya.

Selama dapat renang, pasti baik-baik saja
Sayangnya, tidak selamanya demikian. Khususnya pada anak, menurut American Academy of Pedicatrics, pelajaran berenang tidak lalu membuat mereka jadi tidak akan terbenam. Beberapa anak harus tetap dibarengi waktu ada di dekat air. Walaupun demikian, beberapa anak yang sudah ikuti kelas renang semenjak kecil mempunyai peluang efek untuk terbenam lebih kecil.

Floaties ialah peralatan yang bisa menyelamatkan nyawa
Pelampung kekinian dengan beraneka macam seperti angsa, donat, dan sebagainya atau yang biasa disebutkan floaties dipercaya beberapa orang sebagai alat yang bisa menolong menyelamatkan nyawa. Duh, yakinlah, benda itu tidak sama juga dengan jaket pelampung yang diutamakan untuk menyelamatkanmu. Masalahnya floaties memungkinkan agar bisa kembali serta justru membuat kamu kembali jatuh ke air.

Kamu dapat tahu jika korban berpura-pura
Waktu melihat seorang yang mengapung di kolam sekalinya, jangan dengan gampangnya berpikir jika mereka sedang bercanda. Malah saat ia diam serta tidak bergerak, kamu butuh pastikan jika ia baik-baik saja. Jika ia telah ada di fundamen, selekasnya mengambil tindakan pertolongan.

Kamu bisa memastikan berapa lama ia tenggelam
Cuma perlu beberapa menit saja seorang bisa terpeleset serta tenggelam tanpa yang mengerti. Tenggelam selama enam menit saja bisa betul-betul menghilangkan nyawa seorang dengan permanen. Karenanya, selekasnya sesudah kamu temukan korban, bertindaklah secara cepat.

Kamu harus melompat ke air untuk membantu korban
Saat seorang sedang di bahaya, American Red Cross merekomendasikan untuk membantu mereka dari samping atau lemparkan suatu hal seperti pelampung untuk menolong mereka tetap mengapung. Malah jika kamu lompat demikian saja, risikomu membahayakan diri makin besar. Baru saat korban tidak sadar, kamu bisa membantu mereka dengan mencebur.

Siapapun dapat menjadi korban terbenam tanpa pertanda. Untuk itu, bekali diri dengan wacana yang tepat untuk menyelamatkan satu atau beberapa nyawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *