Fakta Mencengangkan Tentang Embrio Ikan Hiu

Fakta Mencengangkan Tentang Embrio Ikan Hiu

Berita Terbaru Ikan hiu diketahui jadi hewan yang paling ganas di lautan. Giginya yang tajam dapat merobek mangsanya secara cepat. Tetapi, nyatanya ikan hiu telah ganas semenjak di kandungan, lho! Janin ikan hiu tidak segan-segan untuk memangsa saudaranya sendiri saat ada di rahim induknya. Ngeri sekali, ya?Tahukah kamu, apa penjelasan ilmiah dibalik kejadian itu? Temukan jawabannya berikut ini! Baca sampai selesai, ya!

Fakta Mencengangkan Tentang Embrio Ikan Hiu

Memakan ikan hiu lain yang berbeda ayah
Menurut situs Live Science, embrio ikan hiu akan lakukan kanibalisme pada ikan hiu lain yang berada di rahim. Embrio terbesar akan mengonsumsi semua saudaranya, terkecuali saudara kandung dengan ayah yang sama. Periset menyebutkan ini sebagai bentuk kompetisi dimana ikan hiu dari ayah yang berbeda sama-sama berkompetisi untuk dilahirkan.Menurut jurnal Biology Letters, periset menganalisa embrio ikan hiu macan pasir (Carcharias taurus). Mereka temukan jika embrio hiu yang tersisa cuma mempunyai satu ayah, sementara sisanya meninggal karena dimangsa oleh saudaranya sendiri. Kompetitif sekali, ya?

Ikan hiu paling besar akan bertahan hidup serta dilahirkan
Dari banyaknya bayi yang berada di dalam kandungan, ikan hiu betina umumnya cuma melahirkan 2 anak ikan hiu saja. Riset ini dikerjakan pada hiu macan pasir dewasa memiliki ukuran 2,5 mtr. yang cuma melahirkan rata-rata 2 anak ikan hiu. Semasing mempunyai panjang 1 mtr. waktu dilahirkan, papar situs Live Science.Karakter kanibalisme ini diawali semenjak embrio ikan hiu berumur 5 bulan sampai 1 tahun di kandungan. Embrio ikan hiu paling besar akan memangsa saudaranya yang berlainan ayah. Walau sebenarnya, ikan hiu betina dapat memiliki kandungan sampai belasan anak, tapi waktu dilahirkan umumnya cuma sisa 1-2 ekor saja.

Sebagai langkah untuk memperjuangkan sang ayah
Seperti yang telah diterangkan awalnya, embrio ikan hiu akan memangsa saudaranya yang berlainan ayah. Periset menyebutkan jika ini dikerjakan untuk perjuangkan sang ayah. Menurut Demian Chapman, satu orang pakar biologi kelautan, ikan hiu jantan yang kalah akan sediakan makanan untuk embrio pejantan lainnya.Beberapa pakar juga melakukan riset pada 15 ekor ikan hiu betina yang sedang hamil. Diketemukan jika 10 ikan hiu cuma membawa 2 embrio, sementara 5 ikan hiu lain ada di step awal kehamilan serta mempunyai 5-7 embrio di rahimnya.Makin lama, diketemukan jika jumlah embrio di induk ikan hiu menyusut seiring berjalannya waktu. Seperti yang dapat ditebak, embrio yang lain mati karena dimangsa oleh saudaranya sendiri.

Embrio paling besar datang dari pejantan pertama yang membuahi induknya
Hiu bukan pengikut monogami. Ikan hiu betina akan kawin dengan beberapa pejantan sekaligus juga. Ikan hiu jantan yang pertama membuahi betina akan membuahkan embrio memiliki ukuran terbesar di kandungan. Embrio paling besar ini akan melahap saudaranya sendiri yang berlainan ayah.Kompetisi bukan sekedar berlangsung di kandungan, dan juga waktu proses perkawinan berlangsung. Hiu jantan akan bertanding dengan sesamanya untuk merebutkan betina. Lalu, waktu proses pembuahan, hiu jantan akan menggigit hiu betina untuk mengendalikannya supaya tidak agresif. Penuh dengan kekerasan, ya?

Tidak cuma mengonsumsi saudaranya, embrio ikan hiu akan mengonsumsi telur induknya!
Saat embrio ikan hiu usai mengonsumsi saudara-saudaranya di kandungan, dia akan berubah ke telur induknya yang tidak dibuahi. Ini dikatakan sebagai oophagy yang dengan harfiah berarti ‘makan telur’. Oophagy dikerjakan oleh beberapa spesies hiu, seperti hiu harimau pasir, hiu putih besar, hiu perontok serta hiu porbeagle, papar situs Forbes.Siaran Discovery Kanal di tahun 1993 menyiarkan embrio hiu macan pasir yang bergerak dari satu rahim ke rahim yang lain. Menurut Washington Post, hiu mempunyai dua rahim yang dapat memuat sampai beberapa ratus telur di dalamnya. Ini cukup unik, karena janin hewan yang lain condong tinggal di rahim serta tidak berpindah-pindah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *