Jalan Keluar Untuk Menyelamatkan Bumi : Manusia Harus Mengkonsumsi Serangga?

Jalan Keluar Untuk Menyelamatkan Bumi : Manusia Harus Mengkonsumsi Serangga?

Berita Terbaru Kecoak, jangkrik, belalang, dan beberapa jenis ulat serta serangga yang lain disebutkan bisa menjadi makanan pilihan yang bisa selamatkan Bumi.Jenis hewan satu itu dipandang bisa memberi nutrisi yang lebih baik. Kecoak serta kawan-kawannya memberi empat kali zat besi, tiga kali protein, dan mineral dan vitamin yang lebih baik bila dibanding dengan roti, smoothies, serta telur yang umum dikonsumsi.

Konsumsi beberapa jenis serangga disebutkan bisa membuat perlindungan ozon. Serangga pun tidak memerlukan banyak air. Mereka bisa hidup di sampah organik serta ruang yang kecil dan vertikal.Kecoak dipandang lebih memberikan keuntungan dari segi lahan. Masalahnya seperempat tanah di dunia dipakai untuk menggembala ternak. Sepertiga sisi bumi dipakai untuk menanam tanaman yang dikonsumsi ternak.

Serangga memerlukan makanan lebih sedikit dibanding hewan ternak. Jangkrik, contohnya, memerlukan pakan 12 kali lebih sedikit dibanding sapi serta empat kali lebih sedikit dibandingkan domba.Diluar itu serangga punyai siklus hidup yang cepat.

“Diperlukan waktu enam minggu untuk memberikan makan hewan sampai siap dipasarkan. Tetapi, dalam periode yang sama, Anda [dapat] mempunyai beberapa generasi serangga,” tutur entomolog Jeff Tomberlin.

Jadi, maukah Anda konsumsi makanan dari hewan yang menjijikkan atau serta menakutkan itu?

Jalan Keluar Untuk Menyelamatkan Bumi : Manusia Harus Mengkonsumsi Serangga?

Kenyataannya, sampai sekarang, hewan-hewan itu sudah menjadi bagian dari makanan sehari-hari seperti cokelat, piza, serta spageti.

Badan Pengawas Obat serta Makanan Amerika Serikat (FDA) meluluskan lebih dari 30 anggota badan serangga serta beberapa rambut tikus di tiap cokelat. Hampir dua belatung ada dalam kaleng saus tomat seberat 16 ons.

Menurut FDA, tidak ada langkah lain untuk singkirkan hewan-hewan itu. Masalahnya hewan-hewan itu berada di tiap rantai makanan. Akhirnya, FDA cuma dapat membiarkannya serta mengatakan jadi ‘food defects’ atau ‘cacat makanan’.Menurut laporan dari Global Market Insights, pasar serangga yang bisa dikonsumsi di AS sampai US$55 juta pada 2017 serta direncanakan tumbuh menjadi hampir US$80 juta pada 2024.

Keinginan yang bertambah akan protein berkualitas tinggi serta pergerakan keberlanjutan untuk makanan olahan menjadi fakta bertambahnya keinginan pada serangga.Laporan FAO menemukan beberapa serangga yang seringkali dikonsumsi dengan global. Mereka di antaranya semut, kumbang, lebah, ulat bulu, jangkrik, capung, lalat, belalang, serangga daun, belalang, serangga skala, rayap, serta tawon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *