Teco Protes Dengan Komdis PSSI

Teco Protes Dengan Komdis PSSI

Berita Terbaru Manajemen Bali United dipandang tidak ada langkah serius waktu menerima surat Komisi Disiplin (Komdis) PSSI berkaitan hukuman bek Bali United Willian Pacecho serta akumulasi kartu gelandang Bali United Paulo Sergio.

Semestinya, hukuman buat Pacecho sudah selesai bila sesuai dengan peraturan. Sebab hukuman kartu merah waktu pertandingan musuh Barito Putera, sudah ditempuh waktu mangkir lawan Persela Lamongan.

Serta hukuman kartu kuning ketiga yang diterima waktu pertandingan musuh PSS Sleman, sudah dijalani Pacecho waktu pertandingan Bali United melayani Persib Bandung.

Tetapi, terbaru dalam surat yang dikirim Komdis PSSI, Pacecho harus mangkir dalam pertandingan Bali United melayani PSM Makassar. Bek asing asal Brasil itu dipandang indispliner oleh Komdis PSSI.

Selain itu, Paulo Sergio yang akumulasi kartu kuning ketiga juga harus dipertanyakan. Sebab kartu kuning yang diterima pemain dari Portugal ini di luar nalar.

“Saya cuma lakukan satu pelanggaran langsung satu kartu kuning. Ada pemain yang membuat pelanggaran keras berulang-kali tidak kartu kuning. Saya dilanggar berulang-kali,” kata Paulo Sergio pada Tribun Bali, tempo hari.

Beberapa pihak mengharap ada kemauan banding dari Bali United pada Komdis PSSI. Dasar serta alasan dan pelajari tiap laga apa standard sebetulnya hingga Komdis PSSI dapat keluarkan sanksi seperti ini.

“Terkait keputusan dari Komdis PSSI, saya tidak paham permasalahan disiplin apa yang dipandang dari Pacecho,” kata Coach Stefano Cugurra Teco, kemarin.

“Kita rugi di laga musuh Barito Putera. Apa komdis tidak lihat pertandingan kita musuh Barito Putera. Gol Melvin Platje resmi onside disebut offside. Gol mereka offside disebut sah, serta tidak ada Komdis PSSI lihat hal tersebut,” jelas Coach Teco.

Bekas pelatih Persija Jakarta ini, menjelaskan semestinya Komdis PSSI menilai semua laga. Tidak cuma lihat satu momen dari tiap laga. Komdis harus pelajari secara detail.


“Tapi saya telah bicara dengan manajemen (Bali United), mereka katakan tidak dapat apa-apa (dengan sangsi Komdis PSSI), harus terima ini, ya kita terima ini. Kita terima tetapi tidak senang dengan ini,” jelas pelatih dari Brasil ini.

Coach Teco menjelaskan sudah melihat video pelanggaran Pacecho pada pemain Barito Putera.

“Harusnya bukan kartu merah, saya telah lihat video pelanggaran ia seringkali. Optimal kuning, tetapi oke kita telah terima ia merah serta tidak main musuh Persela. Selanjutnya bisa kartu kuning musuh PSS Sleman serta ia tidak main musuh Persib. Kita telah terima juga. Tim telah rugi, saat ini bisa berita jika Pacecho musuh PSM Makassar tidak main,” tuturnya.

Teco Protes Dengan Komdis PSSI

Serdadu Tridatu Kemauan Kejar PS Tira

PS Tira Persikabo sekarang pimpin klassemen Liga I Indonesia 2019 dengan catatan 23 point. PS Tira sudah lakoni 11 laga. Sementara Bali United yang ada di rangking ke-2 dengan 22 point baru lakoni 10 pertandingan. Sebab satu pertandingan tertunda yaitu hadapi Pusamania Borneo FC pada minggu 7.

Berkaitan kompetisi papan atas Liga I Indonesia 2019, Coach Stefano Cugurra Teco menjelaskan akan memburu PS Tira. Rasa yakin diri pemain Bali United makin bertambah.

“PS Tira lebih satu pertandingan dari kami. Mereka point 23 kami 22. Bagus sebab kami dekat sama mereka. Mudah-mudahan dengan jumlahnya pertandingan yang sama kelak, kita dapat di atas,” kata Coach Teco pada Tribun Bali, tempo hari.

Menurutnya, ke-2 team akan berjumpa baik pertandingan home serta away. Bali United akan lakoni pertandingan away lebih dini ke tempat PS Tira di Stadion Pakan Sari Bogor pada Kamis (15/8/2019) akan datang.

Serta pertandingan home Bali United kontra PS Tira, minggu 32 pada 9 Desember 2019 akan datang bila tidak ada pergantian agenda.

Pasti, jika Coach Teco dapat mendapatkan poin, karena itu kesempatan menduduki papan atas dapat terjadi. Bali United dapat kudeta team ini.

Menurut CoachTeco, kedua tim tentu berjumpa serta berikut laga penting buat lihat siapa yang di atas siapa dibawah.

“Kuncinya waktu kedua tim berjumpa. Yang kita tidak bisa kalah waktu away serta home,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *