Tips Menghilangkan Ngorok

Tips Menghilangkan Ngorok

Berita Terbaru Kita tahu kalau mendengkur atau mengorok adalah salah satu kebiasaan yang kita lakukan tanpa disadari. Kita baru tahu kalau memiliki kebiasaan tersebut setelah orang lain memberitahu kita. Faktanya, menurut laman ENT Health, sekitar 25 persen orang dewasa memiliki kebiasaan mendengkur. Are you one of them?

Merasa risih dengan kebiasaan mendengkur? Inilah 7 cara mudah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan mendengkur antara lain :

Tips Menghilangkan Ngorok

Ubah posisi tidurmu
Cara pertama yang bisa dilakukan adalah mengubah posisi tidur. Mudah dan tanpa modal, kan? Laman Medical News Today menyebut bahwa posisi tidur dapat memengaruhi dan menyebabkan kita mendengkur. Tidur telentang dapat menyebabkan lidah jadi rileks dan justru akan menghalangi jalan napas.

Alih-alih telentang, coba tidur dengan posisi miring, boleh ke kanan atau ke kiri. Selain itu, bisa kamu lakukan dengan cara meninggikan posisi kepala dengan menggunakan dua bantal misalnya. Tidur dengan menghadap ke samping memungkinkan udara mengalir dan akan mengurangi dengkuran, jelas laman Health Line.

Hindari alkohol dan obat-obatan tertentu
Tahukah kamu bahwa konsumsi alkohol dan obat-obatan tertentu bisa menyebabkan kita mendengkur? Medical News Today menyebut bahwa obat-obatan dari kelas depresan atau obat penenang bertujuan untuk mengendurkan otot, begitu juga sifat alkohol sebagai depresan. Itulah kenapa, hindari alkohol dan obat-obatan setidaknya 4 jam sebelum tidur.

Alkohol bukan hanya menyebabkan kita mengorok, tetapi juga meningkatkan risiko terkena sleep apnea. Bukan hanya itu, mengonsumsi alkohol juga menyebabkan berkurangnya kualitas tidur dan mengganggu pola serta jam tidur kita.

Mengurangi berat badan
Fakta lain yang tak kalah mengguncang adalah orang yang kelebihan berat badan memiliki risiko mendengkur lebih tinggi daripada mereka yang memiliki body mass index (BMI) ideal. Pada orang yang memiliki berat badan berlebih, jaringan lemak dapat mengelilingi dan mempersempit jalan napas serta menyebabkan aliran udara terhambat, jelas laman Medical News Today.

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Di antaranya adalah mengurangi asupan kalori dengan cara makan dengan porsi kecil, olahraga teratur, hindari makan menjelang waktu tidur dan mengurangi junk food yang tinggi lemak, sodium dan gula, jelas laman Health Line.

Menghilangkan sumbatan hidung dengan bantuan alat-alat tertentu
Jika kita memiliki budget lebih, tak ada salahnya mengalokasikan dana untuk membeli beberapa benda yang bisa membantu mengurangi dengkuran ketika tidur. Misalnya strip hidung (nasal strip), pelembab ruangan (diffuser/humidifier) hingga semprotan hidung (nasal spray), saran laman Medical News Today.

Bisa juga dilakukan dengan cara mengonsumsi obat antihistamin atau obat yang mengandung hormon kortikosteroid. Untuk strip hidung sendiri fungsinya adalah membantu menambah ruang pada saluran hidung, membuat napas lebih lancar dan mengurangi dengkuran, ungkap laman Health Line. Letakkan saja strip di pangkal hidung ketika kita hendak tidur.

Berhenti merokok
Kamu perokok dan sering mengorok ketika tidur? Well, ada baiknya untuk mengurangi atau menghentikan kebiasaan tersebut, ya!

Faktanya, asap tembakau yang dihasilkan ketika merokok dapat menyebabkan peradangan jaringan pernapasan. Jalan napas bagian atas adalah jalan yang sempit sehingga peradangan dalam jumlah kecil pun bisa membatasi aliran udara, ungkap laman Medical News Today.

Disarankan untuk berhenti merokok karena dapat mengurangi peradangan dan risiko penyakit lainnya. Namun, jika tak sanggup untuk langsung berhenti, bisa dilakukan dengan cara mengurangi rokok sedikit demi sedikit. Orang yang merokok lebih dari 2 bungkus per hari memiliki risiko lebih tinggi mendengkur dan mengalami sleep apnea, tutur laman Very Well Health.

Tetap terhidrasi oleh cairan
Sesibuk apapun kita, jangan lupa untuk minum air yang cukup setiap harinya. Bukan hanya setelah bangun tidur, tapi juga menjelang tidur. Daniel P. Slaughter, seorang otolaryngologist di Capital Otolaryngology di Austin, Texas, menyebut bahwa sekresi di hidung dan langit-langit lunak akan jadi lengket ketika kita mengalami dehidrasi.

Akibatnya, dehidrasi bisa membuat kita mendengkur ketika tidur, jelas laman Web MD. Setidaknya, dalam sehari perempuan harus meminum sekitar 11 gelas air dan laki-laki 16 gelas air. Cara sederhana ini dapat membuat perbedaan dalam mengurangi dengkuran.

Tidur yang cukup bisa mengurangi dengkuran
Pernahkah kalian merasa sangat lelah setelah beraktivitas padat seharian, lalu mendengkur ketika tidur? Faktanya, aktivitas yang berat dan kekurangan tidur bisa meningkatkan risiko mendengkur. Memang sulit menjaga waktu tidur yang cukup di sela-sela kesibukan kita, namun cobalah untuk tidur setidaknya 7-8 jam dalam sehari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *